NTT-Newa.com, Kupang – Informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya instruksi dari Wali Kota Kupang, Christian Widodo, untuk memobilisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta membagikan uang kepada masyarakat dalam rangka menyambut kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kota Kupang dipastikan tidak benar atau hoaks.
Berdasarkan klarifikasi resmi, Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa tidak pernah mengeluarkan instruksi, pengumuman, maupun pernyataan resmi terkait mobilisasi OPD ataupun pembagian uang kepada masyarakat sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan yang beredar.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum menyebarkan kembali kepada orang lain.
Penyebaran informasi yang belum dipastikan kebenarannya berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan menerapkan prinsip “saring sebelum sharing”.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memeriksa fakta sebelum mempercayai sebuah informasi.
Pemerintah meminta agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Dan, melaporkan konten yang diduga hoaks kepada pihak yang berwenang atau platform media sosial.
Dengan meningkatkan literasi digital, diharapkan ruang digital tetap sehat, aman, dan bebas dari penyebaran informasi palsu. ***
