KUPANG, NTT-News.com – SMA Negeri 7 Kupang menggelar kegiatan pembagian rapor semester genap bagi peserta didik kelas X dan XI yang dirangkaikan dengan sosialisasi literasi digital serta kebijakan pendanaan pendidikan, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 7 Kupang tersebut mengusung tema “Melangkah Bersama: Evaluasi Hasil Belajar, Penguatan Karakter Digital, dan Transparansi Tata Kelola Pendidikan”. Acara dihadiri Ketua Komite SMA Negeri 7 Kupang, Irenesius Kalepvian Balu, S.Sos., para orang tua/wali murid, dewan guru, serta jajaran manajemen sekolah.
Kepala SMA Negeri 7 Kupang, Wemvrid Metusalak Boimau, S.Pd., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan peserta didik.
“Pembagian rapor bukan sekadar penyampaian hasil belajar siswa, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama antara sekolah dan orang tua untuk mendampingi perkembangan anak, baik dari sisi akademik maupun karakter,” ujarnya.
Selain pembagian rapor, sekolah juga memberikan sosialisasi mengenai penggunaan teknologi digital dan media sosial secara aman dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran peserta didik dan orang tua tentang pentingnya membangun karakter digital yang positif di era perkembangan teknologi informasi.
Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah turut menyosialisasikan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 53 Tahun 2026 tentang Pendanaan Pendidikan sebagai bentuk transparansi tata kelola pendidikan. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua mengenai kebijakan pendanaan pendidikan yang berlaku.
Ketua Komite SMA Negeri 7 Kupang, Irenesius Kalepvian Balu, S.Sos., mengapresiasi partisipasi aktif para orang tua yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 7 Kupang berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara sekolah dan orang tua sehingga proses pendidikan dapat berjalan secara optimal dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan melek teknologi.***
