NTT-News.com, Kupang – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, PT Asuransi Jasindo menggelar program PEKEN Jasindo di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan inklusif dan pemberdayaan generasi muda.
Mengangkat tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, kegiatan tersebut menonjolkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Full Senyum! Gaji 13 ASN Segera Cair, Ini Besaran Dan Jadwalnya
Menurutnya, melalui program PEKEN Jasindo, perusahaan ingin memastikan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tidak hanya dinikmati oleh masyarakat umum, tetapi juga oleh kelompok difabel yang membutuhkan dukungan lebih luas.
“Pendidikan yang inklusif merupakan bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Jasindo menyalurkan bantuan pendidikan bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan siswa penyandang disabilitas guna mendukung proses belajar mengajar serta pengembangan kemampuan peserta didik.
Baca Juga: Awas Terjebak! Akun Palsu Wali Kota Kupang Mulai Sasar Warga Lewat Messenger
Selain itu, perusahaan juga memberikan dukungan berupa perangkat penunjang pendidikan dan akses perpustakaan digital Pustaka Mitra Netra untuk SLB Kota Raja Kupang.
Representative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menjelaskan bahwa program PEKEN Jasindo turut menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Beberapa agenda yang dilaksanakan di antaranya workshop kewirausahaan, talkshow UMKM bertema “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, serta edukasi mengenai literasi asuransi dan manajemen risiko.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka ruang dan peluang yang lebih luas bagi generasi muda di Kota Kupang agar memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga: Wali Kota Tegaskan Pentingnya Implementasi SAKIP untuk Meningkatkan Kinerja Pemerintah
Sementara itu, Brellian menegaskan bahwa pendidikan dan pemberdayaan masyarakat akan terus menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan.
Menurutnya, edukasi, kewirausahaan, serta pemahaman mengenai pentingnya manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat. ***
