Ntt-news.com, Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pembangunan, khususnya dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tim ini melibatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTT. Salah satu bagian utama dalam struktur tersebut adalah Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan PAD yang berperan dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah.
Ketua Pokja Percepatan PAD, Beni Menoh, menjelaskan bahwa tim tersebut beranggotakan sekitar 50 orang dan merupakan bagian integral dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah.
“Struktur Tim Percepatan PAD terdiri dari satu sekretariat dan empat divisi,” ujar Menoh.
Ia merinci, keempat divisi tersebut meliputi divisi pajak, divisi retribusi, divisi pendapatan lain-lain yang sah, serta divisi pengelolaan dan optimalisasi aset daerah.
Menurutnya, sektor pajak masih menjadi penyumbang terbesar dalam struktur PAD, dengan pajak kendaraan bermotor sebagai kontributor paling dominan.
“Walaupun divisi pajak paling besar dalam pendapatan, kami akan tetap ekspansif terhadap potensi yang bisa dipercepat dan ditingkatkan,” jelasnya.
Pembentukan tim ini diharapkan mampu mempercepat realisasi target pendapatan daerah sekaligus memperkuat kapasitas fiskal Provinsi NTT guna mendukung berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.***
