Christian Widodo kepada Siswa SMP di Kupang: Jangan Takut Berkata Tidak, Tubuh Kalian Sangat Berharga

Walikota Kupang dr. Christian Widodo, saat memberikan wejangan kepada para siswa SMP di Kota Kupang

NTT-Newa.com, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengajak para pelajar SMP di Kota Kupang untuk berani melindungi diri dari segala bentuk kekerasan seksual sekaligus menjaga kesehatan mental. Pesan itu disampaikannya saat berdialog langsung dengan para siswa dalam kegiatan edukasi yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Christian menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup aman, dihargai, dan didengarkan. Menurutnya, pendidikan mengenai perlindungan diri dan kesehatan mental harus diberikan sejak dini agar anak-anak mampu mengenali serta menghindari berbagai bentuk kekerasan.

“Saya ingin setiap anak tahu bahwa tubuh mereka berharga, suara mereka layak didengar, dan perasaan mereka juga penting,” ujar Christian Widodo.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak takut mengambil sikap ketika menghadapi perlakuan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Anak-anak didorong untuk berani mengatakan “tidak”, segera menjauh dari situasi yang membahayakan, dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang mereka percaya.

Menurut Christian, keberanian untuk berbicara merupakan langkah awal dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.

“Anak-anak harus berani berkata tidak terhadap setiap bentuk perlakuan yang membuat mereka tidak nyaman, berani lari dari situasi yang membahayakan, dan berani bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang mereka percaya,” tegasnya.

Tak hanya membahas perlindungan dari kekerasan seksual, Wali Kota Kupang juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan mental para pelajar. Ia menilai anak-anak perlu memahami bahwa merasa sedih, takut, atau kecewa merupakan hal yang wajar.

Namun, ia mengingatkan agar perasaan tersebut tidak dipendam sendirian.
“Berbicara, meminta pertolongan, dan saling peduli adalah tanda kekuatan, bukan kelemahan,” katanya.

Di akhir dialog, Christian turut memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap menjaga semangat dan cita-cita mereka. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh besarnya mimpi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga mimpi tersebut hingga dewasa.

“Ini bukan tentang mimpi besar, tetapi bagaimana menjaga mimpi kalian ketika kalian menjadi besar nanti,” pesannya disambut antusias para pelajar.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap para siswa semakin memahami pentingnya melindungi diri, berani menyampaikan ketika mengalami atau menyaksikan kekerasan, serta menjaga kesehatan mental sebagai bekal membangun masa depan yang sehat, aman, dan penuh harapan. ***