
NTT-News.com, Kefamenanu – Pelaksanaan item kegiatan proyek air bersih jenis perpipaan yang dikerjakan oleh suplayer Yopy Naibina dengan pagu anggaran sebesar Rp. 380 Juta di Desa Susulaku, Kecamatan Insana pada tahun 2016 hingga kini belum rampung dikerjakan.
Informasi yang dihimpun media ini, Sabtu (02/09), masyarakat setempat merasa kesal dengan sikap Pemerintah Desa yang tidak bertanggung jawab atas item kegiatan yang telah dilaksanakan.
Mikhael Haki, warga setempat yang ditemui media ini di Lokasi kegiatan mengungkapkan adanya keterlibatan Perangkat Desa dan BPD yang bertindak sebagai Pelaksanaan kegiatan.
“Di Susulaku sini ada Kaur dan Anggota BPD yang bertindak sebagai Pelaksana Kegiatan bukan menjalankan fungsinya sebagai pengawas,” kesal Mikhael.
Disesalkan lagi, Masyarakat setempat hanya dilibatkan saat perencanaan namun sampai pada tahap pelaksanaan masyarakat tidak pernah dilibatkan sama sekali.
“Dana Desa ini kan ada HOK untuk masyarakat, anehnya di Susulaku ini yang namanya HOK juga ikut dilelang,” bebernya.
Terpisah, Ketua TPK Desa Susulaku ketika dikonfirmasi media ini mengatakan Pihaknya dilibatkan saat item kegiatan berjalan.
“Saya kaget ketika diumumkan Nama saya masuk sebagai Ketua TPK, Sudah begitu kami dilibatkan saat item kegiatan sudah berjalan”, jelas Ketua TPK, Alo Leu ketika dikonfirmasi media ini.
Dilanjutkan Alo Leu, Item Kegiatan Air Bersih jenis Perpipaan tersebut yang seharusnya melalui lelang terbuka namun kepala Desa tunjuk lansung Kontraktor untuk bekerja.
“Ini kegiatan Dana hampir 400 Juta Rupiah, tapi Kepala Desa hanya lakukan Penunjukan Langsung kepada pihak ketiga (Kontraktor) untuk melaksanakan kegiatan,” tandasnya. (Peter)