Atambua, NTT- News.Com – Dibawah pimpinan kepala pelaksana Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten belu, drg. Ansilla Eka Mutty, meninjau langsung lokasi deker penghubung Bauatok- Fatuba’a yang putus akibat intensitas hujan yang tinggi belakagan ini
Deker yang menjadi penghubung Bauatok- Fatuba’a yang sebelumnya rusak dan di perbaiki secara darurat oleh dinas PUPR belu kini kembali rusak dugaan kuat dilintasi mobil dengan muatan beban yang berat melampui kualitas jalan. selain itu juga curah hujan dengan intensitas yang tinggi di kabupaten belu dan sekitarnya.
Kepala pelaksana BPBD Belu, drg. Ansilla Eka Mutty yang diwawancarai media ini kamis (23/04/2026) mengatakan bahwa pihaknya telah meninjau dan akan menindaklanjuti deker yang ambruk dan juga telah berkoordinasi dengan dinas PUPR untuk bekerja sama menjawab keluhan warga atau pelintas.
“Hari ini kami meninjau lokasi deker putus di Manleten Barat (Bauatok), kami sudah koordinasikan dengan PU, anggaran sudah ada dalam DPA PU , jadi tahap awal dalam waktu dekat akan dilakukan jalan alternatif, selanjutnya akan diperbaiki secara permanen oleh PU” Ungkap Mantan kadis kesehatan Belu dalam pesan singkat dengan redaksi.
drg. Ansilla juga menuturkan bahwa jalur Bauatok- Fatuba’a termasuk salah satu jalur penting yang menghubungkan beberapa titik lokasi yang strategis.
“Jalur ini termasuk jalur penting karena menghubungi beberapa lokasi, akses anak- anak sekolah juga terganggu” Tambahnya.
Ia juga memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait demi perbaikan akses jalan yang permanen agar bisa dilalui pengguna jalan.
“Kami dari Bencana akan menindaklanjuti dengan koordinasi OPD terkait dan membuat laporan Pusdalops ke BPBD Propinsi dan BNPB untuk tindakan selanjutnya” Pungkasnya.
Hadir dalam peninjauan lokasi tersebut PJ Desa Persiapan Manleten Barat, Marcella Bau Laun berrsama Sekdes dan Tokoh masyarakat setempat.***
