NTT-News.com, Kupang – UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang resmi memulai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung konsep MPLS Ramah, Senin (6/7/2026). Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti seluruh peserta didik baru dan disaksikan oleh para orang tua. Setelah upacara, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan di kelas masing-masing sesuai jadwal yang telah disusun sekolah.
Kepala UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang, Emanuela Maria Igo, S.Pd., mengatakan MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, proses pembelajaran, tenaga pendidik, serta budaya dan tata tertib yang berlaku.
“Melalui MPLS ini, siswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat lingkungan SMP Negeri 11 Kota Kupang, memahami proses pembelajaran, mengenal guru-guru, serta mengetahui hak dan kewajiban mereka sebagai peserta didik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang ramah, edukatif, dan menyenangkan, tanpa adanya praktik perpeloncoan.
“Konsep MPLS Ramah mengedepankan pendampingan oleh guru melalui pendekatan yang positif. Kami menanamkan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, serta membiasakan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan penguatan ikrar pelajar,” jelasnya.
Selain melaksanakan MPLS, sekolah juga masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari luar daerah. Hingga menjelang pelaksanaan MPLS, terdapat penambahan sekitar 10 siswa, baik yang sebelumnya telah mendaftar secara daring namun belum melakukan daftar ulang maupun siswa pindahan dari Takari, Soe, dan Ende.
“Kami tetap menerima siswa yang datang menjelang MPLS, termasuk peserta didik pindahan dari luar daerah. Kuota yang dianjurkan Dinas Pendidikan sebanyak 320 siswa hingga saat ini masih belum terpenuhi,” kata Emanuela.
Selama lima hari pelaksanaan, siswa mendapatkan berbagai materi, di antaranya Wawasan Wiyata Mandala, tata tertib sekolah, pendidikan karakter, cara belajar efektif, kepedulian terhadap lingkungan, serta pencegahan perundungan (bullying). Materi disampaikan melalui metode yang interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta didik baru.
Berbagai kegiatan pendukung juga disiapkan, seperti permainan ice breaking, pengenalan ekstrakurikuler, serta pembiasaan perilaku positif untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Dalam salah satu sesi, Kepala SMP Negeri 11 Kota Kupang memberikan materi tentang Wawasan Wiyata Mandala. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan permainan melempar bola dari gulungan kertas sebagai bagian dari ice breaking. Siswa yang berhasil menangkap bola diminta memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan alasan memilih bersekolah di SMP Negeri 11 Kota Kupang.
Salah seorang peserta mengaku memilih sekolah tersebut karena memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang aktif, terutama futsal.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah ini, pihak sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat, mengenali potensi diri, serta menumbuhkan karakter positif sebagai bekal selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 11 Kota Kupang.***
