
NTT-NEWS.COM, Medan – Gaya hidup menjadi motif siswi SMP di Medan terlibat dalam dunia prostitusi. Korban rela menjual keperawanan untuk membeli gadget dan mempercantik diri.
Motif ini terungkap saat polisi yang melakukan penyamaran dan menangkap tangan siswi SMP, AS (15), yang menjual teman sekolahnya, TP (15), seharga Rp 7 juta.
“Korban ini (TP) motivasinya melakukan itu untuk membeli HP, rebonding dan keperluan pribadinya,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, di Medan, Kamis (28/1).
Berdasarkan pemeriksaan, TP rencananya akan mendapatkan Rp 5 juta dari transaksi itu. Sedangkan AS sang muncikari kebagian Rp 2 juta.
AS dan TP diamankan dalam transaksi di Hotel L di kawasan Jalan Jamin Ginting, Rabu (27/1) sore. AS diringkus setelah tertangkap tangan menjual temannya yang diklaim masih perawan seharga Rp 7 juta.
Kejadian ini harus menjadi perhatian keluarga. Anak-anak perlu diarahkan dan mendapat pengawasan, terutama dalam bergaul. (Yan M.)
merdeka.com


