Saat Warga Berduka, Christian Widodo Hadir: Ambulans Jenazah Gratis PSI Jadi Harapan Baru di Kupang

NTT-News.com, Kupang – Di saat banyak warga kesulitan mengantar jenazah orang tercinta, Christian Widodo justru memilih turun tangan.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Nusa Tenggara Timur, dr. Christian Widodo sekaligus Walikota Kupang, resmi meluncurkan layanan ambulans jenazah gratis untuk masyarakat Kota Kupang, Sabtu (28/3/2026), dalam konferensi pers di Kantor DPW PSI.

Program ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat, kebutuhan yang selama ini sering luput dari perhatian.

“Kami tidak ingin masyarakat merasa sendirian saat berduka. Negara mungkin punya keterbatasan, tapi kami ingin hadir dan membantu,” tegas Christian Widodo.

Ia mengungkapkan, permintaan ambulans jenazah di Kota Kupang terjadi hampir setiap hari, mulai dari rumah sakit ke rumah duka hingga ke tempat pemakaman.

Namun, keterbatasan armada seringkali membuat keluarga harus mencari bantuan sendiri di tengah situasi emosional.

Melihat kondisi itu, Christian tidak menunggu. Ia mengambil langkah cepat dengan menyumbangkan satu unit ambulans dari dana pribadi, lalu menyerahkannya menjadi aset partai untuk digunakan bersama.

Langkah ini menegaskan gaya kepemimpinan Christian Widodo, tidak banyak bicara, tapi langsung bekerja.

“Ini bukan tentang saya. Ini tentang bagaimana kita semua bisa bergerak bersama membantu masyarakat,” ujarnya.

Dengan hanya satu unit yang tersedia, layanan ini sementara difokuskan untuk wilayah Kota Kupang. Namun, Christian memastikan ini baru langkah awal.

“Kalau armada bertambah, kami siap perluas jangkauan. Target kami jelas, lebih banyak warga terbantu,” katanya.

Berbeda dengan ambulans medis, layanan ini secara khusus diperuntukkan bagi pengantaran jenazah, sebuah kebutuhan yang sering dianggap sepele, namun sangat krusial bagi keluarga yang sedang berduka.

Kini, masyarakat Kota Kupang yang membutuhkan tidak perlu lagi bingung. Cukup menghubungi 0812-3358-3260, layanan akan segera direspons.

Di tengah berbagai kritik terhadap peran partai politik, langkah PSI NTT di bawah kepemimpinan Christian Widodo menjadi bukti bahwa politik juga bisa hadir dengan empati, bukan sekadar janji, tapi aksi nyata. (Rey)