Berita Terkini NTTBerita Viral NTTNews

Maksimalkan Pengawasan, Bawaslu Kupang Kota Beberkan Point Penting!

×

Maksimalkan Pengawasan, Bawaslu Kupang Kota Beberkan Point Penting!

Sebarkan artikel ini

Kupang Kota , NTT- News.Com – Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas melaksanakan Rapat Konsolidasi Program Kegiatan Divisi Tahun 2026 melalui daring (zoom), pada Rabu, 29 Januari 2026.

Dalam pelaksanaan tersebut yang merupakan gelombang keduakarena gelombang pertama sudah di laksanakan di tanggal 28 Januari 2026 pada selasa. Bawaslu Kabupaten/Kota yang hadir selaku peserta rapat yakni Kota Kupang, Flores Timur, Kab. Kupang, Malaka, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya dan Timor Tengah Selatan, Amrunur Muh Darwan, S.Si tekankan untuk segera di bentuk kampung pengawasan partisipatif di setiap kecamatan. 

“Saatnya kita harus segera bentuk kampung pengawasan partisipatif di masa non tahapan ini. Dalam kesempatan pertama, 1 Kabupaten/Kota 1 kampung pengawasan di setiap kecamatan yang akan menjadi model untuk pengembangan ke depan”. Berikut salah satu arahan Amrunur dalam pembukaan rakor tersebut. 

Selanjutnya peserta rapat (8 Kordiv P2H/HP2H Kabupaten/Kota) mempresentasikan program inovasi masing-masing yang telah disampaikan sebelumnya kepada Divisi P2H Bawaslu NTT. 

Mewakili Bawaslu Kota Kupang, Muhammad Fathuda pada paparannya, bertekad untuk terus memaksimalkan keberadaan Kampung Pengawasan dengan manaikan kinerja dari kampung pengawasan tersebut dengan menghadirkan pojok pengawasan sehingga pendalaman terkait aturan dan literasi pemilu bisa lebih meningkat lagi. Fathuda juga menyampaikan agar kerja sama atau MoU tidak hanya berjalan secara normatif dengan melakukan PKS dan MoU dengan stakeholder yang ada semata seperti, kampus-kampus serta sekolah-sekolah. Perlu juga mengajak MoU atau PKS dengan kelompok-kelompok Olah Raga seperti, kelompok ESport, Kempo, Karate, Tinju dan lain-lain.


Dengan sasaran pemilih pemula di lembaga-lembaga tersebut yang sudah tergolong usia pemilih dan berpotensi menjadi pemilih pada Pemilu mendatang.


“Untuk Kota Kupang, pada tahun 2025 sudah banyak giat inovasi yang sudah di lakukan baik dengan tema sendiri atau memedomani tema dari bawaslu RI, seperti Ngabuburit Pengawasan dan Bawaslu Mengajar serta menghidupkan Podcast. Untuk bawaslu mengajar akan menjadi fokus kami di tahun 2026 bersama kampus atau sekolah-sekolah di kota kupang. Selain itu kami juga akan membangun kerjasama dengan mitra atau stakeholder lainnya yang akan diperkuat dengan MoU seperti kelompok-kelompok disabilitas”. Ujar Fathuda

Terhadap presentase peserta, Amrunur kembali menegaskan bahwa yang sudah direncanakan harus segera ditindaklanjut (aktualisasi) pada tingkat lapangan. 
“Tetap semangat dalam bekerja, menej secara baik, rencanakan secara baik, lakukan secara baik dan evaluasi serta tanggungjawab secara baik pula”. Imbuh Amrunur. 

Dia juga instruksikan untuk masing-masing Kabupaten/Kota petakan kerawanan sub dimensi data pemilih, buatkan posko aduan berbasis digital, libatkan komunitas masyarakat, sahabat difabel dan kelompok rentan lainnya dalam pengawasan partisipatif dan tingkatkan pojok pengawasan pada ruang publik. 
Selaku Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu NTT, Denny Fanny Matulessi dalam rapat ini juga mengajak staf pengawasan baik pada Bawaslu NTT dan juga Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus memberikan dukungan kepada komisioner masing-masing dalam tugas dan fungsi pengawasan.

“Sebagai sekretariat terus memberikan dukungan administrasi dan lainnya, lakukan inovasi dalam kerja pengawasan dan pencegahan di masa non tahapan ini. Terus juga Lakukan sosialisasi, edukasi dan diskusi bersama mitra kita terkait”. Kata Kabag.***