Berita Terkini NTTBerita Viral NTTHukrim

Keterlibatan Piche Idol Dalam Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur, Menguat!

×

Keterlibatan Piche Idol Dalam Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur, Menguat!

Sebarkan artikel ini

Atambua, NTT- News. Com – Keterlibatan Kontestan Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohannes Debrito Armando Djaga Kota alias Piche Kota dalam kasus pemerkosaan siswi SMA berusia 16 tahun di Belu, NTT dalam tahap penyelidikan polres belu.

Polisi memastikan kasus ini akan di usut secara transparan.

“Terlapor itu Roy Mali cs. Kasusnya sudah dalam tahap penyelidikan dengan memeriksa korban dan saksi-saksi,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Belu, AKP Rio Penggabean pada Kamis kemarin (15/01/2026).

Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, menjelaskan pemerkosaan itu terjadi di salah satu hotel di Kota Atambua, Belu, Minggu (11/1). Ada tiga orang yang dilaporkan termasuk Piche Kota.

“Informasi tersebut (keterlibatan Piche Kota) masih didalami dengan serangkaian tindakan penyelidikan yang saat ini masih berjalan,” tutur Astawa.

Berdasar penyelidikan sementara, pemerkosaan bermula ketika pelaku dan korban pesta minuman keras. Korban diduga diperkosa saat tak sadar karena terpengaruh alkohol.

Astawa menyebut pihaknya telah melakukan langkah-langkah penegakan hukum sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan, pemeriksaan medis korban, pemeriksaan saksi-saksi hingga mengumpulkan alat bukti. Dia menegaskan akan menuntaskan kasus ini secara profesional.

“Oleh karena itu, setiap dugaan pelanggaran hukum yang menyasar anak akan ditindaklanjuti secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Astawa.

Astawa mengimbau kepada masyarakat agar bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial. Ia juga meminta untuk menghormati privasi korban dan tidak menyebarkan identitas maupun informasi yang dapat memperburuk kondisi psikologisnya.

“Saya jamin proses hukum akan berjalan secara profesional dan tanpa pandang bulu. Kepentingan terbaik bagi korban adalah prioritas utama kami. Polres Belu hadir untuk memastikan hukum ditegakkan dan anak-anak mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya,” tegas Astawa.***