Jalan Samping GOR Kupang Dipastikan Digarap, DPRD: Rp5,7 Miliar Sudah Disiapkan!

NTT-News.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang akhirnya memastikan perbaikan ruas jalan di samping GOR Kota Kupang akan segera dikerjakan tahun ini. Anggaran sebesar Rp5,7 miliar telah disepakati bersama DPRD Kota Kupang, menjawab keluhan masyarakat yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak.

Kepastian tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib, yang menegaskan bahwa proyek tersebut bukan sekadar wacana, melainkan sudah masuk dalam perencanaan resmi pemerintah.

“Jalan di samping GOR itu memang sudah menjadi program prioritas tahun ini. Anggarannya Rp5,7 miliar dan sudah disetujui sejak pembahasan di Badan Anggaran tahun lalu,” ujar Ahmad Talib, Sabtu (28/3/2026).

Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang sempat melakukan perbaikan secara swadaya. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memiliki tanggung jawab utama dalam penanganan infrastruktur tersebut.

Baca Juga: Saat Warga Berduka, Christian Widodo Hadir: Ambulans Jenazah Gratis PSI Jadi Harapan Baru di Kupang

Menurutnya, pelaksanaan proyek akan melalui tahapan sesuai prosedur, mulai dari perencanaan, proses lelang, hingga administrasi teknis. Hal ini penting agar pekerjaan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Semua harus sesuai mekanisme. Kita tidak mau ada masalah hukum hanya karena proses yang dilangkahi,” tegasnya.

Ahmad juga menepis isu yang menyebut pemerintah kota tidak peduli terhadap kondisi jalan di kawasan GOR. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Jangan mudah percaya hoaks. Pemerintah tetap bekerja dan jalan ini justru sudah lama direncanakan untuk diperbaiki,” katanya.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, Christian Widodo, lanjut Ahmad, pembangunan infrastruktur jalan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan pembangunan meskipun di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Memang anggaran terbatas, tapi pemerintah dan DPRD tetap mencari jalan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Sebagai contoh, ia menyebut pembangunan Jalan Taebenu di Kelurahan Naimata yang sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga nyaris lumpuh total, kini sudah berhasil ditangani dengan anggaran sekitar Rp13 miliar.

Ahmad memastikan, proyek jalan di samping GOR Kota Kupang akan segera memasuki tahap pengerjaan dalam waktu dekat.

“Kalau tidak ada kendala, satu sampai dua bulan ke depan sudah mulai dikerjakan. Ini usulan masyarakat sejak 2025 dan sekarang direalisasikan,” pungkasnya. (*/rey)