Berita Terkini NTT

Anggur Etaria Putra CN Sutar, Representasi Generasi Baru Politik Manggarai Barat

×

Anggur Etaria Putra CN Sutar, Representasi Generasi Baru Politik Manggarai Barat

Sebarkan artikel ini

NTT-News.com – Dinamika politik Manggarai Barat memasuki fase baru seiring munculnya figur-figur muda dengan latar belakang intelektual dan visi pembangunan yang jelas.

Salah satu nama yang kian mengemuka dalam diskursus publik adalah Anggur Etaria Putra CN Sutar S.H., tokoh muda asal Manggarai Barat yang dinilai memiliki kapasitas dan keberanian untuk tampil dalam gelanggang politik lokal.

Putra dari Muhammad Sutar ini bukan sekadar dikenal karena latar belakang keluarganya, tetapi juga karena rekam jejak akademik dan keberpihakannya pada isu-isu strategis daerah.

Saat ini, Putra masih melanjutkan studi Magister Hukum (S2) di Jakarta sebuah modal penting di tengah kompleksitas persoalan hukum, tata kelola pemerintahan, dan kebijakan publik yang dihadapi Manggarai Barat.

Dalam beberapa perbincangan publik, Putra kerap disorot sebagai figur yang memiliki peluang besar untuk tampil di level legislatif, Dapil 1 benar-benar terealisasi.

Kondisi tersebut membuka ruang bagi hadirnya wakil rakyat yang tidak hanya memahami realitas lokal, tetapi juga mampu membaca arah kebijakan nasional.

Bagi Putra, Labuan Bajo bukan sekadar ikon pariwisata, melainkan medan perjuangan keadilan sosial bagi masyarakat Manggarai Barat.

“Labuan Bajo hari ini dikenal dunia, tapi tantangannya adalah bagaimana masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton. Pariwisata harus berdampak langsung pada ekonomi rakyat, perlindungan hukum, dan keberlanjutan budaya,” tegas putraIa menilai bahwa lajunya investasi dan pembangunan pariwisata harus diimbangi dengan regulasi yang berpihak pada masyarakat adat, UMKM lokal, serta tenaga kerja daerah. Tanpa itu, kemajuan hanya akan dinikmati segelintir pihak.

“Kita membutuhkan wakil rakyat yang paham hukum, berani bersuara, dan tidak tercerabut dari akar sosialnya. Generasi muda harus hadir sebagai jembatan antara pembangunan dan keadilan,” lanjutnya.

Pandangan tersebut menempatkan Putra sebagai representasi politik generasi baru politik yang tidak sekadar mengejar kekuasaan, tetapi berorientasi pada keberlanjutan, transparansi, dan keberpihakan.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat Manggarai Barat terhadap kualitas kepemimpinan, kehadiran figur muda seperti Anggur Etaria Putra CN Sutar S.H. menjadi penanda bahwa perubahan bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan.

Waktu akan membuktikan sejauh mana gagasan dan kapasitas tersebut diterjemahkan ke dalam kerja nyata. Namun satu hal yang pasti, diskursus publik hari ini menunjukkan bahwa Manggarai Barat sedang mencari wakil-wakil rakyat yang bukan hanya dikenal, tetapi dipercaya dan mampu menjawab tantangan zaman.***