
Atambua, NTT- News.Com – Peringatan dini yang selalu disampaikan oleh Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini merupakan peringatan dini terhadap bencana hidrometeorologi.
Diketahui, Bencana Hidrometeorologi merupakan bencana alam yang terjadi akibat fenomena cuaca, iklim, dan air seperti curah hujan ekstrem, angin kencang, kekeringan, banjir, tanah longsor, puting beliung, gelombang tinggi, atau badai, yang dipicu oleh perubahan atmosfer, hidrologi, dan oseanografi, serta sering kali diperburuk oleh perubahan iklim global dan faktor lingkungan seperti deforestasi, berdampak pada hilangnya nyawa, kerusakan properti, gangguan ekonomi, hingga kerusakan lingkungan.
Berdasarkan informasi yang didapat Kabupaten Belu juga menjadi salah satu wilayah yang terdampak oleh bencana ini.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Belu, Ansila Eka Muty yang dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa Sebagai OPD yang berkaitan langsung dengan Bencana, BPBD Belu selalu siaga baik dalam mitigasi, penanganan saat bencan maupun pemulihan pasca bencana.
” Tiga hal penting yang harus di perhatikan adalah Gudang (Logistik peralatan dan bantuan, Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat). BNPB Belu melalui Posko yang selalu siap siaga, berusaha bertindak cepat apabila terjadi bencana. Sudah beberapa kejadian, yang paling banyak adalah pohon yang patah dan tumbang. Sampai saat ini kami selalu berusaha untuk mengatasinya” Ungkap dr.Ansila yang diwawancarai media belum lama ini.
Kalak Ansila juga menuturkan bahwa BPBD belu juga terus menjalin kerjasama dengan semua pihak, mulai dari aparat desa, kecamatan sampai kepada Petugas Keamanan dalam hal ini TNI/POLRI, untuk bersama mengatasi bencana yang terjadi di tapal batas NKRI- RDTL.
” Kerjasama dan koordinasi dari semua pihak kami terus lakukan dalam mengatasi bencana yang terjadi, serta pihak kami siap dan sigap dalam mengatasi” Tuturnya.
Mantan kepala dinas kesehatan Belu itu
Kepada masyarakat, ia menghimbau untuk tetap waspada serta memberikan peringatan dini.
Berikut Himbauan Kalak BPBD Kabupaten Belu yang berhasil dirangkum NTT- News. Com;
- Selalu waspada terhadap himbauan bencana hidrometeorologi dan bersikap tenang.
- Hindari bepergian keluar rumah saat ada kejadian bencana.
- Segera mengungsi ke tempat yang lebih apabila bencana mengancam keselamatan jiwa.
- Menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.
- memangkas pohon rawan tumbang dan patah .
- meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu memantau informasi cuaca BMKG untuk mengurangi dampak seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang, dan lain-lain.
- Apabila ada kejadian bencana, segera hubungi BPBD Belu pada no call center +62 822-6610-6808.***
