
Kefamenanu, NTT- News.Com – Kepala desa Usapinonot, kecamatan insana barat, Serilius Maumabe mengeluhkam meteran listriknya yang di copot pihak Unit Layanan Pelanggan(ULP) PLN Kefamenanu tanpa konfirmasi dan prmberitahuan sebelumnya.
Dia menilai kinerja PLN Kefamenanu yang buruk dalam memberikan pelayanan dengan menunjukkan sikap tidak menghargai pelanggan.
“Saya barusan pasang meteran pada Juli 2024, dan selama ini saya nebeng arus di mamatua tetangga rumah, itu pun saya bawa diri baik-baik untuk minta dan mereka bersedia siapkan Cok terminal untuk alirkan arus ke rumah saya dan saya awam dengan barang listrik,saya tidak mau mati bodok untuk utak Atik arus listrik karena saya tidak paham tentang listrik”tulis Kepala Desa Serilius.
Pihaknya justru mempertanyakan surat panggilan yang diberikan oleh pihak PLN itu seperti apa, sebab menurutnya meteran dirumahnya diputus oleh pihak PLN tanpa dasar dan konfirmasi yang jelas.
“Panggilan bagaimna kalo meteran di rumah saya yang baru dipasang pada Juli 2024 di kasih putus jaringan dari PLN tanpa konfirmasi terhadap kami pelanggan” Tulis Serilius Maumabe dalam Pesan whatsApp kepada media ini, Sabtu malam (17/01/2026).***
